Afiqah Yusof, 18.
IG; afiqah.y
Twitter; afiqahyusof_

Here's where I membebel about things you're not interested in.



   Photobucket





Hahhh.
Sunday, January 15, 2012 @ 9:27 PM


Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum.


I never expect I will say this..but  my life is just going to turn bad. I believe those sweet memories of us will fade away one by one gradually but it needs more time. Yet, I am very..tired of crying day by day everynight before sleep. I never lie. Im being honest. I will never, ever forget those memories. Its used to be 'sweet' but now...i think it is not.


Everyday i look at the mirror and think..How do I look when i grow then? What will happen to my body? Bongkok sebelah and live forever alone? How? I dont know. I believe, this is the most.. biggest hardest tests from Allah for me to accept as a TEST. This is fate.


Allah will never gave His hamba a test which He knows His hamba can't accept it. I mean..yes as you know, I bet youve know this already kan Allah takkan pernah bagi ujian pada umatnya, jika Dia tahu, umatnya takkan dapat boleh mengatasi ujian tersebut.


He knows everything. And, He knows the best whats okay for us and whats not.


But I dont even know why I always think..my life will never be good enough starting yesterday. Some of my friends does know about this..some don't.


Did you know?


Ah crap.


Forget about it.


So lame! Hahahahah zzzzzz.


Lets start our novel posts. Heheh kinda missing to wrote like im a novelis yet im not haha! Please stop hoping.


xxx


"99% boleh berjaya. Lagi 1% risiko boleh menyebabkan kematian". Terngiang ngiang sejak beberapa hari lepas..ayat ni takkan pernah hilang dan lari dari otak. Entah kenapa perlu ayat ini jugak yang timbul dari dalam otak. Sedangkan banyak lagi ayat yang perlu aku ingat. Banyak lagi ayat dan kata kata yang lain. Kenapa perlu yang satu ini keluar?


Air mata. Setitik demi setitik jatuh mengalir di pipi. Mulut terbuka sedikit demi sedikit mengambil nafas sedalam dalam yang mungkin. Hidung, tersedut sedut hingus untuk memudahkan diri untuk bernafas. Mata, terus menerus tak lekang dari memandang cermin dengan tekun menatap badan yang senget.


Menangis. Itu saja yang asyik aku lakukan sepanjang malam. Sedih, satu satunya perasaan yang mengungguli semua jenis perasaan lain. Hidup. Takdir. Berdoa, satu satunya jalan untuk mohon kepada Allah semoga sembuh penyakit ini.


"Dah..Jangan sedih. Kite kan gang! Nnt exercise rajin rajin ok la tu Namy :D" kata kawan yang mempunyai masalah yang sama dengan aku. Kami mempunyai masalah yang sama. Kami tiada jalan lain lagi, selain daripada terus exercise dengar setiap nasihat dan setiap bait kata doktor, dengan kata ibu dan ayah menyuruh kita jaga diri, menjaga diri dengan baik dan tak lain dan tak bukan berdoa.


"Tulang oh tulang kenapa engkau senget!" kata hati sambil menyanyi girang kononnya seronok dan jenis happy-go-lucky padahal air mata meleleh dek hampir nak banjirkan rumah! Hehehe. Ye, betul lah. Untuk apa kita senyum jika air mata jatuh mengalir ke pipi tanpa berhenti.


Bak kata quotes omputih, "A perfect smile can't hide your sadness in your heart". "Im smiling inside but deep inside my heart..im hurt". Dan banyak lagi. Nangis dan terus nangis. Otak sakit. Kepala sakit. Nak kata pening, lain. Ini sakit. Sakit akibat tidur lambat sepanjang malam menangis tanpa henti. Sakit terlalu kenangkan masalah yang membabitkan kehidupan aku pada masa depan kelak.


Nangis membuatkan diri lebih kuat makin hari. Maksudnya, lega bila dah lepaskan segalanya. Tapi sakit masih ada dalam hati. Bukan sakit. Tapi sedih. Sedih!


Aku bertanya pada diri dalam hati setiap hari lepas puas melepaskan segala air yang kumpul dalam hati dan keluar melalui mata, "Am I sacrifise? After crying all day long non-stop thinking about myself will be 'special' or in a bit kasar sound 'budak cacat' to be call as soon?" Dan seterusnya hati akan mula menokok tambah seperti ada manusia lain yang campur masuk dalam hati dan bercakap,


"You will not sacrifise as if you just wasting your tears but you didn't try your hardest to make your spine goes straight back and you will back to normal like everybody else. You're very hard to hear your mom's advice which she asked you to exercise. Instead, you were busy chatting with your friends and updating your facebook status that you were worried bout your spine. But how come...you can chatting all day long and forgot about you have to exercise to make your spine better. You just WORRIED but you dont even CARE! Think wisely!"


Benar. Seperti ada saja manusia yang datang dalam hati dan terus cakap sebegitu. Entah kenapa, mungkin imaginasi terlalu tinggi..heheheh! Apapun, lepas ni aku akan berusaha untuk kerapkan dan rajinkan diri untuk senam seperti apa yang physiotherapist ajar selama ni. Walaupun agak sakit dan lenguh, dan rasa sengal badan..tapi itu terpaksa.


Aku bosan nak pergi berenang dah. Rasa macam ah malas nya nak pergi. Dah lah sejuk. Cikgunya pulak tak beri perhatian. Sekarang aku makin cepat penat. Kejap kejap sesak nafas dan tulang pada bahagian jantung macam terasa sakit. Tak, bukan jantung tapi tulang yang menutupi jantung. You know..


Semoga Allah sembuhkan sakit ni, dan aku boleh hidup kembali seperti sedia kala =)




PAST
PRESENT